IKATAN HIDROGEN
A. PENGERTIAN
Ikatan Hidrogen adalah ikatan yang terbentuk antara molekul-molekul yang sangat polar dan mengandung atom hidrogen. Ikatan hidrogen terjadi antara atom hidrogen dengan atom lain yang memiliki keelektronegatifan tinggi seperti F, O, dan N. Senyawa yang memiliki ikatan hidrogen akan memiliki titik didih yang lebih tinggi, akan tetapi ikatan hidrogen lebih lemah daripada ikatan kovalen.
B. MACAM-MACAM IKATAN HIDROGEN
1. IKATAN HIDROGEN INTRAMOLEKUL
Ikatan hidrogen intramolekul (dalam molekul) adalah ikatan hidrogen yang terbentuk antara atom hidrogen dengan atom elektronegatif lain (seperti N, O, atau F) dalam satu molekul yang sama. Ikatan hidrogen intramolekul merupakan hasil dari siklisasi molekul.
2. IKATAN HIDROGEN INTERMOLEKUL
Ikatan hidrogen intermolekul adalah ikatan yang terjadi antara molekul-molekul berbeda. Ini terjadi ketika atom hidrogen yang terikat pada satu molekul terikat ke atom yang lebih elektronegatif pada molekul lain.
Contoh ikatan hidrogen terjadi dalam air (H2O), di mana atom hidrogen pada satu molekul air membentuk ikatan hidrogen dengan atom oksigen pada molekul air lainnya.
Contoh ikatan hidrogen terjadi dalam air (H2O), di mana atom hidrogen pada satu molekul air membentuk ikatan hidrogen dengan atom oksigen pada molekul air lainnya.
3. IKATAN HIDROGEN SIMETRIS
C. PENGARUH IKATAN HIDROGEN TERHADAP TITIK DIDIH, TITIK LELEH DAN KELARUTAN SENYAWA
Ikatan hydrogen adalah gaya tarik-menarik antara atom hidrogen dengan atom elektronegatif lainnya seperti oksigen, nitrogen, atau fluor. Ini memiliki pengaruh signifikan terhadap titik didih, titik leleh, dan kelarutan senyawa.
D. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEKUATAN IKATAN HIDROGEN
Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kekuatan ikatan hidrogen yaitu:
E. PENERAPAN IKATAN HIDROGEN PADA BIDANG FARMASI
Bahan yang mampu mengenali dan mengikat molekul kecil mempunyai aplikasi dalam penginderaan, penyerapan, pengiriman dan modifikasi properti. Banyak senyawa farmasi terdiri dari gugus fungsi yang mampu terlibat dalam interaksi ikatan hidrogen. Ada beberapa bahan kristal dan polimer yang mengenali dan terlibat dalam interaksi ikatan hidrogen dengan obat-obatan atau biomolekul kecil. Lebih-lebih lagi, karena obat-obatan sering kali menunjukkan banyak situs ikatan hidrogen, banyak molekul donor/akseptor telah dirancang khusus untuk berinteraksi dengan obat melalui ikatan hidrogen banyak titik terseb
F. KEGUNAAN IKATAN HIDROGEN PADA BIDANG FARMASI
Ikatan hidrogen simetris adalah jenis ikatan hidrogen di mana dua atom hidrogen terikat pada atom lain dengan cara yang simetris. Contoh umum dari ikatan hidrogen simetris adalah dalam molekul hidrogen (H2), di mana dua atom hidrogen berbagi pasangan elektron secara simetris dengan atom hidrogen yang lain.
B. SIFAT-SIFAT IKATAN HIDROGEN :
B. SIFAT-SIFAT IKATAN HIDROGEN :
- Titik didih, ikatan hidrogen cenderung menaikkan titik didih cairan serta panas sesuai dengan bertambahnya tarik-menarik intermolekul dan rotasi molekuler. dengan demikian adanya ikatan hidrogen juga memperbesar entropi penguapan
- kelarutan, adanya ikatan hidrogen menyebabkan air dapat menjadi pelarut yang cukup baik untuk senyawa organik.
- kekentalan, cairan yang mempunyai ikatan hidrogen terdiri atas lapisan-lapisan. ikatan intermolekul yang ada dalam cairan yang berada dalam lapisan yang berbeda. hal ini berakibat menaikkan pula kekentalan cairan.
- struktur kristal, hasil yang maksimal dari terbentuknya ikatan hidrogen berupa struktur rantai (HCN - linier, metanol, asam formiat dan HF - zig -zag). Asam - oksalat dan KH2O4 dapat membentuk jaringan 3 dimensi berupa lempengan.
C. PENGARUH IKATAN HIDROGEN TERHADAP TITIK DIDIH, TITIK LELEH DAN KELARUTAN SENYAWA
Ikatan hydrogen adalah gaya tarik-menarik antara atom hidrogen dengan atom elektronegatif lainnya seperti oksigen, nitrogen, atau fluor. Ini memiliki pengaruh signifikan terhadap titik didih, titik leleh, dan kelarutan senyawa.
- Titik Didih: Senyawa dengan ikatan hidrogen cenderung memiliki titik didih yang lebih tinggi. Ini karena ikatan hidrogen memerlukan energi tambahan untuk diputuskan, sehingga membutuhkan suhu yang lebih tinggi untuk mengubah senyawa menjadi fase gas.
- Titik Leleh: Senyawa dengan ikatan hidrogen cenderung memiliki titik leleh yang lebih tinggi daripada senyawa dengan ikatan sejenis tanpa ikatan hidrogen.
- Kelarutan: Senyawa dengan kemampuan untuk membentuk ikatan hidrogen dengan pelarut tertentu akan lebih larut dalam pelarut tersebut. Penting untuk diingat bahwa keberadaan ikatan hidrogen bergantung pada struktur molekul dan jenis atom yang terlibat. Ini adalah konsep penting dalam memahami sifat-sifat fisik dan kimia dari berbagai senyawa.
D. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEKUATAN IKATAN HIDROGEN
Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kekuatan ikatan hidrogen yaitu:
- Elektronegatifitas, adalah kecenderungan suatu atom untuk menarik pasangan elektron yang akan digunakan untuk membentuk suatu ikatan.
- Polaritas, adalah kepolaran suatu unsur dengan unsur lain yang masih terdapat pasangan elektron bebas pada pusat molekulnya.
- Bentuk Molekul, Misalnya, air memiliki dua ikatan hidrogen yang kuat karena molekulnya memiliki bentuk yang menghasilkan sudut 104,5 derajat antara atom hidrogen dan atom oksigen.
- Jarak Antar Molekul, Semakin dekat molekul-molekul air (atau molekul-molekul lain yang dapat membentuk ikatan hidrogen) satu sama lain, semakin kuat ikatan hidrogennya.
- Suhu, pada suhu rendah, ikatan hidrogen cenderung lebih kuat karena molekul bergetar lebih sedikit. Seiring kenaikan suhu, ikatan hidrogen bisa menjadi lebih lemah.
E. PENERAPAN IKATAN HIDROGEN PADA BIDANG FARMASI
Bahan yang mampu mengenali dan mengikat molekul kecil mempunyai aplikasi dalam penginderaan, penyerapan, pengiriman dan modifikasi properti. Banyak senyawa farmasi terdiri dari gugus fungsi yang mampu terlibat dalam interaksi ikatan hidrogen. Ada beberapa bahan kristal dan polimer yang mengenali dan terlibat dalam interaksi ikatan hidrogen dengan obat-obatan atau biomolekul kecil. Lebih-lebih lagi, karena obat-obatan sering kali menunjukkan banyak situs ikatan hidrogen, banyak molekul donor/akseptor telah dirancang khusus untuk berinteraksi dengan obat melalui ikatan hidrogen banyak titik terseb
F. KEGUNAAN IKATAN HIDROGEN PADA BIDANG FARMASI
- Digunakan pada proses pembuatan vitamin dan produk-produk farmasi lainnya.
- Membentuk interaksi ikatan hidrogen pada senyawa kompleks seperti protein dan DNA, sehingga memungkinkan terjadinya reaksi kimia pada tubuh makhluk hidup.
- Membantu menjaga struktur molekul DNA manusia.
- Membantu menjaga struktur protein dan memungkinkan terjadinya interaksi antar protein.
- Membantu menjaga struktur membran sel.
- Memungkinkan terjadinya interaksi antar molekul dalam senyawa organik seperti alkohol.
Agar lebih memahami, bisa dilihat pada video berikut :
Komentar
Posting Komentar