Postingan

UAS KIMIA ORGANIK

Rahmadhanti G1E123030 Farmasi 1B 1. Berikan 1 contoh strukutr obat yang mengalami reduksi ataupun oksidasi, Jelaskan Faktor-faktor pendukung terjadinya reaksi dan temukan potensi farmakologisnya Jawaban nomor 1   2.Bagaimana konsep reaksi asam-basa dapat diaplikasikan dalam formulasi sediaan topical dan berikan contohnya serta syarat-syarat SNI yang mendukung  Jawaban nomor 2 3. Faktor-faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam reaksi adisi dan penataan ulang pada gugus alkena dan alkuna serta jelaskan dampaknya terhadap potensi interaksinya dengan suatu reseptor dan berikan contoh.  Jawaban nomor 3 4. Mengapa bioavailabity dibutuhkan bagi suatu obat yang bersifat hidrofobik dan jelaskan reaksi kimia yang relevan dengan memberikan contoh salah satu obat dengan bioavailabity yang tinggi setelah dimodifikasi melalui reaksi kimia organic. Jawaban nomor 4

Ujian Tengah Semester 1

Rahmadhanti G1E123030 1. Jelaskan dengan memberikan sekurang-kurangnya tiga contoh peran berbagai konsep dalam kimia organic dasar dapat menjelaskan pilihan pola hidup sehat dalam kehidupan modern saat ini. Jawaban:  https://youtu.be/nVK5yTHHejQ?si=7uBrFSxI6818YdMU 2. Jelaskan dengan memberikan contoh spesifik sekurang-kurangnya tiga jenis ikatan dalam kimia organik berkaitan dengan khasiat farmakologis. Jawaban:  https://youtu.be/7CYJFH5pjz8?si=K5Covpvgszqit6mJ 3. Gambarkan sekurang-kurangnya tiga contoh struktur kimia tiga jenis obat dalam ruang tiga dimensi yang saling berisomer  Jawaban:  https://youtu.be/3mW__KtbruY?si=pwfbxQWrJi-uNlNm 4. Jelaskan dengan memberikan sekuang-kurangnya tiga contoh mengapa stereoisomer suatu senyawa khiral berperan penting dalam menguraikan khasiat farmakologis Jawaban:  https://youtu.be/jlHv8E0nPD4?si=2tk8QTrIkKO-qkK2

Stereoisomer

Stereokimia

Nomenklatur

sifat-sifat kimia fisika senyawa organik

Gaya antar molekul, titik leleh, titik didih, kelarutan, dan spektroskopi senyawa organik adalah konsep-konsep penting dalam kimia organik yang berkaitan dengan sifat fisik dan kimia senyawa organik. Berikut adalah penjelasan singkat tentang konsep-konsep tersebut: Gaya antar molekul,  adalah gaya tarik-menarik yang terjadi di antara molekul-molekul yang saling berdekatan. Gaya antar molekul dapat menentukan sifat fisik molekul, seperti titik didih, titik leleh, kerapatan, serta entalpi peleburan dan penguapan. Gaya antar molekul terbagi menjadi tiga jenis, yaitu gaya Van der Waals, ikatan hidrogen, dan gaya ionik. [1][5][6] Titik Leleh,  adalah suhu pada tekanan atmosfer standar di mana suatu zat padat berubah menjadi cair. Titik leleh dipengaruhi oleh gaya antar molekul, massa molekul, dan bentuk molekul. Senyawa dengan gaya antar molekul yang kuat cenderung memiliki titik leleh yang tinggi, sedangkan senyawa dengan gaya antar molekul yang lemah cenderung memiliki titik lele...

IKATAN HIDROGEN

  A. PENGERTIAN Ikatan Hidrogen adalah ikatan yang terbentuk antara molekul-molekul yang sangat polar dan mengandung atom hidrogen. Ikatan hidrogen terjadi antara atom hidrogen dengan atom lain yang memiliki keelektronegatifan tinggi seperti F, O, dan N. Senyawa yang memiliki ikatan hidrogen akan memiliki titik didih yang lebih tinggi, akan tetapi ikatan hidrogen lebih lemah daripada ikatan kovalen. B. MACAM-MACAM IKATAN HIDROGEN 1. IKATAN HIDROGEN INTRAMOLEKUL Ikatan hidrogen intramolekul (dalam molekul) adalah ikatan hidrogen yang terbentuk antara atom hidrogen dengan atom elektronegatif lain (seperti N, O, atau F) dalam satu molekul yang sama. Ikatan hidrogen intramolekul merupakan hasil dari siklisasi molekul. 2. IKATAN HIDROGEN INTERMOLEKUL Ikatan hidrogen intermolekul adalah ikatan yang terjadi antara molekul-molekul berbeda. Ini terjadi ketika atom hidrogen yang terikat pada satu molekul terikat ke atom yang lebih elektronegatif pada molekul lain. Contoh ikatan hidrogen te...